Kajian Sore BEM Jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia
Bismillahirohmanirrohim
Alhamdulillah, segala puji bagi ALLAH, Tuhan yang maha kuasa atas segala sesuatu. Akhirnya pada sore hari ini Selasa, 6 Maret 2012 Tuhan memberikan kesempatan dan kepercayaan kepada BEM JBSI untuk melaksanakan agenda Kajian Sore. Bertempat di Puri Lingua, pendopo milik bersama jurusan bahasa dan sastra Indonesia dan Bahasa Inggris, Kajian Sore dilaksakan. Dengan membawakan tema pembicaraan “ Antara Kesibukan dan Produktivitas” diskusi dan transfer informasi serta ilmu akhirnya terlaksana di tempat kecil beralaskan karpet biru, warisan sekaligus inventaris BEM JBSI.
Persiapan yang singkat. Memang terkesan seadanya, tapi bukan seadanya niat untuk mengadakan kegiatan ini karena dari keterbatasan kita belajar untuk memperbaiki. Dengan keterbatasan bukan berarti harus berhenti dan pasrah serta akhirnya menyerah kepada keadaan. Ketika sudah terbesit pemikiran macam itu, maka yakin apapun rencana yang diagendakan pasti akan batal atau urung terlaksana. Berkobar-kobar ketika melihat mimpi, namun padam ketika terbangun dan melihat sungai mengelilingi. Arungilah sungai itu dengan ataupun tanpa rakit. Banyak cara disediakan, hanya niat, usaha dan doa yang akan membawa ke puncak mimpi itu. Dari Negeri 5 Menara maka ada sosok Alif dengan pengalamanya dengan semangat MAN JADDA WA JADA. Siapa yang bersungguh-sungguh maka dia akan berhasil.
Keberhasilan memang hanya milik subyek yang terlalu cepat merasa terpuaskan atas apa yang telah dikerjakannya. Namun ini baru langkah awal menuju tapak selanjutnya yang masih cukup panjang. Harapan konsistensi tentu menjadi bagian siapa saja yang pro dengan manfaatnya. Sementara yang lain, tidak ada urusan untuk memikirkan apa yang mungkin disebut sebagai jalan belajar ini. Bukan pada pencitraan melainkan niat untuk memberikan dan membiasakan budaya ilmu, salah satunya dengan jalan ini.
Dalam Kajian sore ini kak Mahar banyak memberikan pemahaman baru tentang bahasa, sastra dan kaitanya dengan seputar wawasan keislaman. Di bagian awal beliau langsung memberikan pembicaraan ringan terkait PBB di Indonesia, yaitu Persatuan Bahasa Bangsa, maklum saja mengingat Indonesia memang kaya dengan ragam bahasa yang tersebar di setiap pulaunya. Bukan hanya bahasa daerah namun juga bahasa serapan yang diambil dari bahasa asing. Contohnya brug dalam bahasa Jawa, diserap dari bahasa Belanda yang berarti jembatan. Buku berasal dari bahasa Inggris book. Dan masih banyak lagi.
Identik kak Mahar mungkin beliau suka mengeluarkan kata atau pernyataan yang terdengar aneh tapi lucu, sehingga pembawaan diskusi yang awalnya dingin dan kaku menjadi mencair juga dengan sedikit lelucon yang dibuatnya. Coba saja dengan akronim yang dibuatnya. GEMPAR, Gerakan Mahasiswa Produktif, Aktif dan Rajin :D, KANGKER yaitu Kangmas Kerja dan lain-lain yang dirangkai dengan metode kisah dalam penyampaian materinya sehingga membuat asik untuk terus diikuti.
Ada beberapa yang menjadi pesan dari Kajian Sore ini. Mungkin yang tercatat adalah sebagai berikut.
· Sahabat adalah bukan untuk saling menjatuhkan, melainkan untuk saling menumbuhkan.
· PerintahNYA adalah untuk saling mengingatkan ketika sahabat telah berbuat keliru, bukan untuk menggosipkan.
· PerintahNYA bukan mencari kesalahan sahabat, melainkan mencari potensi yang dimiliki sahabat.
· Antara kesibukan dan produktivitas harus selalu mengingat bahwa ada keluarga yang selalu bersama kita. Maka usahakan untuk berbuat adil diantara kesibukan dan produktivitasmu.
· Diantara kesibukan dan produktivitas ada masyarakat yang menunggu peran dan kontribusimu.
· Diantara kesibukan dan produktivitas ada Negara yang akan kamu bawa kemana arah dan tujuannya.
Dibagian akhir pembicaraan, beliau menyampaikan opininya tentang Indonesia yang setuju dengan lagu Bang Rhoma Irama. Yang kaya makin kaya yanag miskin makin miskin plus yang bodoh makin bodoh. Mengapa? Karena yang pintar tidak mau memberikan ilmunya kepada yang lain yang tidak bisa. Paradigma inilah yang menjadi pobia dalam pencitraan individualisme sehingga mementingkan pribadinya. Jangan sampai seperti itu karena ilmu yang bermanfaat adalah ilmu yang diwariskan.
Salam. Terimakasih untuk semua yang telah mendukung kegiatan ini. Semoga Kajian selanjutnya selalu menjadi lebih baik.
Jakarta, 6 Maret 2012--22:36--
Biodata singkat pembicara
Nama lengkap : Mu’allifin Mahar (Kak Mahar)
Tempat, tanggal lahir : Tegal, 23 Maret 1989
Alamat : Jalan Remaja 2 RT 09 RW 04
Jatinegara kaum, Pulogadung, Jakarta
AKtivitas sekarang : Aktif di korwil Brigade PII Jakarta
Motto hidup : Kesana kemari membawa manfaat
No ponsel : 0856 7617 785
