Berbisik
selalu menjadi tanda yang mengawali kecurigaan. Ada sesuatu yang tersembunyi
atau sengaja disembunyikan yang tidak boleh dketahui isi dari bisikannya itu.
Apalagi jika bisikkan diolah dengan lirikan mata. Maka sempurnalah kecurigaan.
Jika orang-orang disekitarmu ada yang berbisik-bisik tentu kau akan merasa
resah, bukan karena khawatir atau takut tapi karena rasa ingintahumu ditekan
oleh orang lain.
Jumat, 03 Oktober 2014
Ambang
Apa
yang terjadi kemarin maupun hari ini? Kemarin seharusnya menjadi hari yang
menyenangkan karena semua kembali seperti adanya. Lepas lebih dari 2 minggu
tanpa mereka,kemarin malam kembali menjadi bagian indah bersama mereka,
seharusnya. Tapi yang terjadi sama sekali berbeda. Malam menjelang akhir,
ternyata menyisakan pesan yang tak kunjung bisa dilupakan begitu saja. Tak bisa
sedikitpun aku melepas pesan singkat itu semalam. Tolong ....... Begitulah kira-kira pesan singkat
yang menjadi bebanku sekarang. Tanpa basa-basi dan tanpa pengantar atau
pendahuluan, strukturnya tidak lengkap tapi terarah jelas pada tujuannya. Semuanya
berawal dari pesan itu.
Yah
aku tak pernah berpikir untuk membuat sebuah tindakan yang membuat orang lain
merasa dirugikan atau dibuat kecewa. Sama sekali tak merencanakan untuk yang
demikian. Kemarin semua berjalan wajar tapi ketidakwajaran ternyata dirasakan
oleh orang yang berbeda. Sungguh di luar perkiraan. Aku tidak bisa melepaskan
kesalahan yang tanpa sengaja itu sampai sekarang. Perjalanan hari ini pun
menjadi melayang tanpa tujuan. Begitupun dengan semua lengan dan kepala yang
tiba-tiba lemas tanpa syarat dan perintah. Semuanya melemah dan mengambang
mengakibatkan aku bergelut dengan ketidakjelasan. Semua perkara seperti
menuntut dalam waktu yang bersama-sama tanpa antrean tanpa urutan. Sekarang
atau mati saja kau!
Langganan:
Komentar (Atom)