![]() |
| Sepotong Pepes Pendap khas Bengkulu yang sedap |
Mengunjungi kota Bengkulu selain bisa menikmati
ruang-ruang sejarah pengasingan presiden pertama Republik Indonesia, Soekarno
juga bisa secara sekaligus mencicip kulinernya yang khas, yaitu Pepes Pendap. Sebagai
kota pesisir Bengkulu memang menawarkan banyak masakan khas yang tidak bisa
dipisahkan dari laut. Pepes Pendap ialah salah satu masakan khas Kota Bengkulu
yang terbuat dari bahan utama ikan di luar aneka jenis masakan lain. Sebagai
masakan tradisional, Pepes Pendap masih menggunakan resep yang terjaga secara
turun-temurun sehingga soal rasa tetap terjaga hingga sekarang. Lelah berjalan-jalan
di Kota Bengkulu, kamu bisa mampir dan beristirahat sambil menikmati Pepes
Pendap ini yang selalu menjadi menu andalan di setiap rumah makan di Kota
Bengkulu.
Dengan berbahan dasar ikan, kuliner yang satu ini
dibalut dan dilumuri dengan racikan bumbu dapur seperti cabai, bawang,
lengkuas, kunyit, asam, kemiri, ketumbar, dan dipadukan dengan aneka bumbu
rempah rahasia lainnya. Bumbu rempah rahasia inilah barangkali yang menjadi
salah satu keunikan sekaligus penambah dan pemikat Pepes Pendap.
Cara
pengolahannya cukup sederhana, yaitu dengan menghaluskan semua bumbu yang sudah
disiapkan kemudian melumurkannya ke seluruh bagian ikan yang sudah dibersihkan.
Ikan yang sudah dilumuri aneka bumbu tadi kemudian dibungkus dengan daun keladi
atau daun talas yang kemudian dibungkus ulang dengan daun pisang. Setelah itu,
bungkusan diikat dengan tali agar bumbu dan ikan tetap menyatu di dalam
bungkusan. Setiap bungkusan, kemudian direbus dan dikukus hingga matang. Proses
perebusan dan pengukusan inilah yang memakan waktu cukup lama hingga 8 jam
hingga pepes Pendap benar-benar matang.
Selama proses perebusan dan pengukusan, pepes juga
harus rajin dibolak-balik agar pepes matang secara merata. Setelah proses
pengukusan selesai, angkat dan tiriskan pepes hingga air yang menempel pada
daun pembungkus benar-benar telah mengering. Proses pengolahan yang memakan
waktu cukup lama ini selain membuat bumbu racikan meresap sampai ke dalam
tulang-tulang ikan, juga akan membuat pepes pendap bisa bertahan lama dan tidak
cepat membusuk.
Inilah yang menjadi keunikan dari Pepes Ikan Pendap.
Daun keladi yang berpadu dengan daun pisang sebagai pembungkusnya akan
menimbulkan aroma dan rasa yang khas yang tidak dijumpai pada pepes jenis
lainnya. Rasanya yang gurih berpadu dengan rasa pedas dan manis yang dijamin
siap memuaskan selera makan setiap penikmatnya. Pepes Pendap ini dijamin sangat
nikmat dinikmati dengan sepiring nasi hangat. Bahkan mungkin tak cukup
sepiring, kamu malah bisa nambah lagi dan lagi karena sensasi pedas dan lembut
ikan di dalamnya.
![]() |
| Soekarno dalam masa pengasingan di Bengkulu 1938-1942 |
Maka, wajarlah jika bapak proklamator kita, Ir.
Soekarno konon juga menyukai Pepes Pendap ini selama masa pengasingan di
Bengkulu antara tahun 1938 hingga 1942. Nah, buat kamu yang sudah punya rencana
ke Kota Bengkulu tidak ada salahnya turut menikmati salah satu kuliner khas
yang satu ini. Tidak sulit untuk menemukan Pepes Pendap di Kota Bengkulu.
Hampir di setiap warung makan yang ada di sana selalu menawarkan Pepes Pendap
sebagai salah satu masakan andalan. Nah, bila ketagihan, kamu juga bisa turut
membawanya pulang sebagai buah tangan yang bisa disantap bersama keluarga di
rumah. Jangan takut Pepes Pendap bakal basi karena proses perebusan dan
pengukusan telah menekan tingkat konsentrasi air yang ada di dalamnya sehingga
Pendap pun menjadi lebih tahan lama. Selamat berkuliner!
#JelajahGizi
#JelajahGiziMinahasa
#SariHusada
#NutrisiUntukBangsa
#JelajahGizi
#JelajahGiziMinahasa
#SariHusada
#NutrisiUntukBangsa



Tidak ada komentar:
Posting Komentar