#under_header{ float:left; width:100%; } #under_header1{ float:left; width:25%; } #under_header2{ float:left; width:25%; } #under_header3{ float:left; width:25%; } #under_header4{ float:right; width:25%; }

Senin, 30 April 2012

Semangat pemuda membangun bangsa


Semangat pemuda membangun bangsa
Oleh Imam Arifudin
Membangun bangsa bukanlah sebuah hal yang mudah. Tetapi bukan juga hal yang mustahil untuk dilakukan. Kuncinya terletak pada semboyan “bersatu kita teguh bercerai kita runtuh.” Bangsa mana lagi yang mampu membangun negaranya tanpa persatuan. Tidakkan individualis tidak akan pernah berlaku dalam kehidupan sosial. Mau hidup sendiri, tidak mungkin terjadi. Memang ada sebuah hal tertentu yang menjadikan mansia sebagai mahluk yang sendiri. namun akan lebih banyak manusia berinteraksi dalam ruang sosial tertentu di masyarakat. Maka apa yang hendak kau bangun ketika yang hendak kau bangun adalah bangsa sebesar Indonesia? Sedangkan kau mahluk kecil di antara bangsa besar ini.
“Berikan aku 10 orang pemuda, akan aku guncangkan dunia” adalah sebuah pengakuan jujur Sukarno pada bangsa ini dan dunia bahwa Ir Sukarno sekalipun membutuhkan orang lain. Idealism beliau hanya akan menjadi tumpukan cita-cita yang terkubur kalau saja tidak ada Bung Hatta, Sutan Syahrir, M Yamin, serta rakyat Indonesia yang bahu membahu memperjuangkan untuk kemerdekaan Indonesia tahun 1945 silam. Maka kunci untuk membangun bangsa yang pertama adalah persatuan.
Melihat bangsa Indonesia yang sangat beragam dari segi budaya, bahasa, adat, suku dan lain hal memang menjadi tantangan sendiri untuk pemimpin bangsa ini. Tetapi mereka pejuang kemerdekaan telah membuktikan bahwa mereka bisa menyatukan bangsa ini. Maka bukan suatu hal yang mustahik untuk menjaga terus persatuan yang telah dirintis oleh pejuang-pejuang bangsa sebelum  kita itu. Mempertahankan dan menjaga memang tidak mudah, tapi kembali lagi bukan sesuatu yang mustahil. Ancaman pihak-pihak asing yang tidak menginginkan ketenangan di bumi Indonesia adalah hal yang lumrah karena posisi strategis dan peran negera kita yang cukup dipertimbangkan di mata asing. Terutaa karena kepemilikan sumber daya alam yang sudah tak terbantahkan kekayaannya.
Hal ke dua yang harus dimiliki oleh pemimpin bangsa ataupun calon pemimpin bangsa yang bermimpi hendak membangun bangsa adalah kematangan fisik dan mental. Nilai-nilai kejujuran, dapat dipercaya atau amanat, cerdas, serta merakyat. Bukan mengatasnamakan kepentingan rakyat dalam mengambil kebijakan yang sebenarnya tidak pro terhadap rakyat. Pemimpin yang mau mengambil risiko dan menempatkan posisi bijaknya dalam setiap pengambilan keputusan. Namun hal terpenting dalam pembangunan sebuah bangsa adalah pembangunan pribadi atas anggota bangsa tersebut. Pribadi yang matang dan mapan akan menjadi komunitas dalam sebuah bangsa yang besar. Semangat membangun bangsa.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar