Semangat
pemuda membangun bangsa
Oleh Imam Arifudin
Membangun bangsa bukanlah sebuah hal
yang mudah. Tetapi bukan juga hal yang mustahil untuk dilakukan. Kuncinya
terletak pada semboyan “bersatu kita teguh bercerai kita runtuh.” Bangsa mana
lagi yang mampu membangun negaranya tanpa persatuan. Tidakkan individualis
tidak akan pernah berlaku dalam kehidupan sosial. Mau hidup sendiri, tidak
mungkin terjadi. Memang ada sebuah hal tertentu yang menjadikan mansia sebagai
mahluk yang sendiri. namun akan lebih banyak manusia berinteraksi dalam ruang
sosial tertentu di masyarakat. Maka apa yang hendak kau bangun ketika yang
hendak kau bangun adalah bangsa sebesar Indonesia? Sedangkan kau mahluk kecil
di antara bangsa besar ini.
“Berikan aku 10 orang pemuda, akan
aku guncangkan dunia” adalah sebuah pengakuan jujur Sukarno pada bangsa ini dan
dunia bahwa Ir Sukarno sekalipun membutuhkan orang lain. Idealism beliau hanya
akan menjadi tumpukan cita-cita yang terkubur kalau saja tidak ada Bung Hatta,
Sutan Syahrir, M Yamin, serta rakyat Indonesia yang bahu membahu memperjuangkan
untuk kemerdekaan Indonesia tahun 1945 silam. Maka kunci untuk membangun bangsa
yang pertama adalah persatuan.
Melihat bangsa Indonesia yang sangat
beragam dari segi budaya, bahasa, adat, suku dan lain hal memang menjadi
tantangan sendiri untuk pemimpin bangsa ini. Tetapi mereka pejuang kemerdekaan
telah membuktikan bahwa mereka bisa menyatukan bangsa ini. Maka bukan suatu hal
yang mustahik untuk menjaga terus persatuan yang telah dirintis oleh
pejuang-pejuang bangsa sebelum kita itu.
Mempertahankan dan menjaga memang tidak mudah, tapi kembali lagi bukan sesuatu
yang mustahil. Ancaman pihak-pihak asing yang tidak menginginkan ketenangan di
bumi Indonesia adalah hal yang lumrah karena posisi strategis dan peran negera
kita yang cukup dipertimbangkan di mata asing. Terutaa karena kepemilikan
sumber daya alam yang sudah tak terbantahkan kekayaannya.
Hal ke dua yang harus dimiliki oleh
pemimpin bangsa ataupun calon pemimpin bangsa yang bermimpi hendak membangun
bangsa adalah kematangan fisik dan mental. Nilai-nilai kejujuran, dapat
dipercaya atau amanat, cerdas, serta merakyat. Bukan mengatasnamakan
kepentingan rakyat dalam mengambil kebijakan yang sebenarnya tidak pro terhadap
rakyat. Pemimpin yang mau mengambil risiko dan menempatkan posisi bijaknya
dalam setiap pengambilan keputusan. Namun hal terpenting dalam pembangunan
sebuah bangsa adalah pembangunan pribadi atas anggota bangsa tersebut. Pribadi
yang matang dan mapan akan menjadi komunitas dalam sebuah bangsa yang besar.
Semangat membangun bangsa.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar