Langkah kecil berjingkat cekatan
Senyum menepi dalam lingkaran kecil ruang mulutnya
Bahagia sekali
Seolah tanpa beban sedikitpun
Yah, baru saja dia melintas
Kebetulan atau disengaja
Mengapa bisa tepat sekali waktunya
Langkah kecil cepat menepi
Membuka ruang kakinya berpijak
Kerumunan orang ia biarkan asik dengan komunitasnya
Ia jalan saja abai di tepian dan menghilang dibalik pintu yang membuat
batas pandanganku
Baru saja
Sekali lagi
Kemarin
Sekarang
Dan pasti selanjutnya akan tiba pula waktu yang sama

Tidak ada komentar:
Posting Komentar