#under_header{ float:left; width:100%; } #under_header1{ float:left; width:25%; } #under_header2{ float:left; width:25%; } #under_header3{ float:left; width:25%; } #under_header4{ float:right; width:25%; }

Jumat, 15 Juni 2012

Berbayang Ummi..


oleh Imam Udin pada 15 Juni 2012 pukul 22:39 ·
Ini kisah seorang anak. Kerinduannya mengantarkan anak kecil ini pada sebuah lamunan kebanggaan terhadap seorang ibu. Ummi begitu anak kecil ini memanggilnya. Mulutnya terbuka perlahan melebar mendekati bagian terluar dagu yang menyangga sebagian kepalanya. Aku diam saja. Lirih ketika anak kecil itu mengucap “Ummi aku rindu.”
Ibunya dalam dekapan kasih sayang sang Maha segala pemilik. Tidak pernah jelas kapan mulainya. Awal ceritanya selallu menjadi pertentangan antara pertanyaan-pertanyaan yang membuat anak kecil itu semakin rindu. Kasihnya tak pernah sampai dalam peluk yang menghangatkan. Bocah kecil itu berusaha memeluk bayangan dalam mata yang berkaca-kaca. Dia tampak lebih dewasa dari usianya. Aku belum pernah menjumpai anak sekuat dia. Apakah yang bisa meneguhkan hatinya hanya bayangan ibunya? Ataukah dia hidup dalam mimpi selamanya dalam kehangatan rangkulan seorang ibu? Padahal dia sendiri mencari sosok itu.
Anak kecil menghela nafas dalam-dalam melongok pada mata seorang ibu yang duduk di sampingnya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar