Kali ini ungkapan Jangan lihat buku dari sampulnya seratus
persen benar. Orang selalu beranggapan dengan pakaian yang rapi membungkus
tubuh seseorang pasti dia orang yang “berada.” Begitupun ketika melihat seorang
pemulung, orang akan selalu berpikir bahwa mereka adalah yang tidak “berada.”
Namun siapa yang akan menduga orang berjas kaku seperti robot yang
bekerja di gedung-gedung perkantoran ternyata dia bekerja untuk korupsi. Siapa
yang akan sangka pula orang gemuk dengan perut besar dan tubuh yang pas sebagai
gambaran seorang yang korupsi ternyata bukan seorang koruptor. Bahkan hanya
seorang pengumpul dan distributor barang-barang bekas. Jangan membayangkan
bahwa dia yang hidup dengan barang-barang buangan tersebut hidup
bermewah-mewahan. Tidak sama sekali. Janga pula membayangkan tubuhnya yang
gendut, perut menggunung sebagai hasil kerjanya yang tidak jujur pada
pelanggannya. Tidak juga. Beliau mengedepankan prinsip kejujuran dan
keterbukaan pada siapapun pelanggannya. Membeli dengan pembagian hasil dan
keuntungan yang sama-sama menguntungkan untuknya juga pelanggan.
Oh malangnya. Gara-gara oknum yang korupsi menguras uang rakyat,seorang bertubuh gendut dan perut membucit selalu dijadikan label untuk koruptor.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar