#under_header{ float:left; width:100%; } #under_header1{ float:left; width:25%; } #under_header2{ float:left; width:25%; } #under_header3{ float:left; width:25%; } #under_header4{ float:right; width:25%; }

Senin, 30 Juli 2012

Loko

Diesel lokomotif kereta terus meyeret rangkaian kereta sepanjang delapan gerbong ini. Aku telah menunggu sejam yang lalu bersama sebuah dus penuh berisi buku-buku bekas sisa sekolahnya. Beberapa plastik yang dibundel lipat tak beraturan diselipkan diantara buku-buku tersebut. Beberapa gelas dan alat tulis mendesak terakhir ditumpukan paling atas. Sebuah tali melilit dipertengahan kotak kardus itu mengakhiri barang-barang yang akan masuk.
Aku telah berencana. Tiba waktunya sore itu. Banyak kegiatan yang tertinggal. Biarlah, mungkin aku tidak amanah saat ini. Tapi rasanya pilihan sekarang yang paling tepat. Belum pernah aku merasa seyakin sekarang. Setelah kepergiannya haruskah aku biarkan juga doa-doa terabai pula?


Jumat, 13 Juli 2012

Doa menguatkanku


Aku harus segera menghibur diri. Pengelolaan emosiku tidak sebaik yang aku harapkan sendiri. Lebih menyedihkan adalah melihat kenyataan dari usaha yang telah dilakukan. Aku ingin lebih baik. Kalian pasti ingin yang lebih baik, bahkan terbaik. Seperti telah berucap janji untuk lebih banyak memberikan apa yang bisa aku kerjakan tapi mendapatkan lebih banyak pula rasa kecewa.

Ada rasa iri yang merasai raja dalam diri. Aku tidak dapat menyangkalnya. Dia muncul begitu saja. Ada di saat usaha dan potensi yang sama melelahkan raga dan juga pikiran. Aku menulisnya dengan sebuah sendu yang tidak akan pernah bisa mengubah keadaan. Tapi upaya dan kerja keras yang terpapar di depan mata saat itu adalah gambaran totalitas yang sempurna. Aku ingin semangat, dan meyemangati. Tapi kepalaku terlalu berat sekarang ini. Aku pikir setelah ini akan segera berkurang dan bebas dari beban ini. Aku mengatakan ini adalah sebuah “beban” karena memang aku tidak mau membohongi diriku sendiri yang sampai dengan saat ini belum pandai mengatur emosiku sendiri. Aku lebih menyukai semangat kejujuran di sini daripada mengaku yang tidak aku kuasai hanya akan membuat semakin kecewa pada diri sendiri.

Teman oh kawan. Aku yakin kalian merasakan hal yang tidak terlalu berbeda denganku sekarang ini. Bahkan mungkin lebih berat. Ayo saling menyemangati. Kita harus bangkit! Rasa kecewa ini harus segera berganti dengan semangat membangun diri. Rasa iri ini harus segera berganti menjadi lecutan semangat kebersamaan yang hadir selamanya untuk kita.

Rabu, 04 Juli 2012

Ada Kenaikan biaya kuliah dibalik UKT?



Oleh kami untuk mahasiswa
Belum lagi mendapatkan kejelasan soal kasus korupsi yang melibatkan salah satu oknum pimpinan tinggi dan dosen di Universitas Negeri Jakarta isu lain yang tak kalah membuat gerah mahasiswa kembali muncul ke permukaan. UKT, Uang Kuliah Tunggal akan segera menjadi bagian dari peraturan yang akan diterapkan di UNJ menindaklanjuti Surat Edaran Dirjen Dikti kementerian pendidikan dan kebudayaan nomor 488/E/T/2012 tanggal 21 Maret 2012.
UKT atau Uang Kuliah Tunggal adalah biaya kuliah dan kebutuhan lainnya (termasuk wisuda dll) yang diakumulasi selama 8 semester kemudian dibagi rata per semester menjadi rata atau tetap dari awal masuk sampai lulus. Besarannya variatif, tergantung jurusan masing-masing dan jalur masuk yang diambil.
Uang kuliah tunggal adalah kebijakan baru terkait biaya kuliah yang disamaratakan besarannya tiap semester. Maka kalau dulu orang mungkin menyebut ada uang pangkal ketika masuk kuliah yang menyebabkan terkesan mahal, dengan diberlakukannya Uang Kuliah Tunggal ini tidak akan ada lagi uang pangkal tersebut. Sekali lagi memang “terkesan” menjadi lebih murah. Tapi mari kita kalkulasi dan bandingkan antara kebijakan lama yang menganut “uang pangkal” dengan kebijakan baru ini “Uang Kuliah Tunggal.” Benarkah Uang Kuliah Tunggal lebih murah? Tulisan ini akan memberikan sedikit gambaran perbandingannya.
Berikut adalah data yang didapatkan dari salah satu sumber yang dapat dipercaya di UNJ.
1.Semua jurusan/prodi di Fakultas Bahasa dan Seni,
mencakup jurusan bahasa dan sastra Indonesia, pendidikan bahasa dan sastra Indonesia, pendidikan bahasa dan sastra Inggris, Bahasa dan sastra Inggris, pendidikan bahasa perancis, pendidikan seni rupa, pendidikan seni tari, pendidikan bahasa Jerman, pendidikan bahasa dan sasra Arab, pendidikan seni musik, dan pendidikan bahasa jepang sebelum diberlakukannya UKT, uang kuliah semester  1 angkatan 2011 sebesar Rp 5.350.000,00 serta semester 2 dan seterusnya sebesar Rp 1.400.000,00.  Jika kita anggap kuliah kita selesai 8 semester maka total uang kuliah yang harus dibayar adalah
*Kebijakan lama
uang kuliah SMT 1 +7 X (Rp 1.400.000,00)= Rp 5.350.000,00 + 7 (Rp 1.400.000,00)
                                                                                 =  Rp 5.350.000,00 + 9.800.000,00
                                                                                 = Rp 15.150.000,00
*kebijakan UKT
Uang kuliah sama tiap semesternya yaitu sebesar
Rp 2.200.000,00 x 8 semester = Rp 17.600.000,00
Ow ow ow…AVIKA! Ada yang baru lagi nih!!
Uang kuliah naik lagi!!
Sekali lagi berarti memang benar UKT hanya menimbulkan kesan “murah di awal” tapi fakta tidak dapat ditolak bahwa sebenarnya UKT adalah kebijakan kenaikan biaya kuliah terselubung. Mengapa terselubung? Karena ibarat peribahasa ada udang dibalik batu. Ada kesan murah pada UKT, ternyata ada KENAIKAN biaya kuliah yang sebenarnya.
Ada kenaikan biaya kuliah sebesar Rp 2.450.000 atau naik sekitar 16,7 % dari kebijakan lama. Masih tidak yakin?
Lalu pertanyaan sekarang adalah apakah kebijakan ini bisa dicegah?
Jawabanya adalah tidak bisa karena peraturan ini telah mendapatkan pengesahan dari kementerian pendidikan dan kebudayaan, namun kebijakan ini bisa diTUNDA karena pelaksanaannya tergantung dari kesiapan masing-masing perguruan tinggi negeri di Indonesia. Lalu sudah siapkah Universitas Negeri Jakarta? dengan lantang rektor menjawabnya “ sudah.” Rektor mungkin sudah siap, namun pertanyaannya adalah sudah siapkah mahasiswa menerima kebijakan ini?
Jawabanya adalah “ TIDAK AKAN SIAP.”
Maka hampir semua universitas negeri pun belum ada yang secara tegas menerapkan kebijakan UKT di kampus mereka. Universitas-universitas terkemuka di Indonesia seperti Universitas Indonesia, Institut Pertanian Bogor, ITB, ITS, dan UNDIP belum lagi siap menerapkan kebijakan UKT ini untuk kampusnya. Mahasiswa dalam kampus-kampus tersebut masih bergerak ramai-ramai menyuarakan TOLAK UKT!!
Mahasiswa kelas menengah ke atas mungkin akan selalu siap, tapi pikirkanlah bagaimana kesiapan mahasiswa kelas bawah. Maka lebih jauh lagi kebijakan ini hanyalah kebijakan yang membuat kampus hanya untuk orang-orang berduit saja. Ingatlah bahwa UUD 1945 telah memberikan jaminan pendidikan kepada setiap warga negaranya. Lalu “kau” kemanakan pondasi yang telah membangun negara ini?ROBOH!!
Jakarta, Juni 2012

Sebelum


Apalagi yang bisa membuat kesal melebihi kekesalan yang pernah dirasakan sebelumnya kecuali asap sebatang rokok. Satu dua harapan sudah cukup membuat orang terusir dari rumah sendiri. satu kepulan asap itu membuat orang buyar dengan senandung kenangannya, kenanganku dengan beliau. Adakah cara yang lebih kejam selain mengehentikan kenangan dengan paksa. 

* siaga medika, hampir tiga tahun berlalu. Aku tak pernah lagi mengingat-ingat saa-saat melingkari pegunungan Pageralang kecuali sekarang ini. Pagi, siang, malam hingga dini hari. Motor, mobil biasa, hingga truk raksasa panjang indocement  dengan gulungan mesin pengaduk cor yang hampir-hampir membuatku jatuh. Tapi ada kata meyakinkan, menanyakaknku dari beliau melalui orang lain. Kata beliau, ingin sekali bertemu. Aku tak hendak kehilangan kesempatan dan amanah untuk menemui. Hingga kematian menjemput beliau hampir tengah malam itu.

“Make your wish come true”


DIAM, Fathir membuka lembaran surat berharga yang salah dialamatkan kepadanya. Dia tahu betul siapa pengirimnya. Tapi lembaran itu bukan untuknya melainkan sahabatnya.

*Assalamualaikum,

Happy birthday to you
                Happy birthday to you                                   make your wish come true”
Happy birthday happy birthday
                Happy birthday to you

Met ultah yang ke 17 ya! Moga u selalu diberkahi ALLAH SWT. Maaf ya ngucapinnya terlambat, salnya aku sibuk  banget jadi baru bisa ngucapin selamat ultah ke u. moga di hari ultah u ini, u jadi tambah dewasa, tambah rejeki, alim, ramah, pinter dan mestinya tambah manis dan cakep,hehe. Dan jangan lupa makin sayang dan hormat sama ortu u, mbah u, dan temen-temen u.
Sekali lagi met ultah ya! Sebelumnya aku mau minta maaf ma u. mungkin ini buat u jadi marah, bahkan jadi benci sama aku. Tapi aku mohon ke u jangan marah dan benci bahkan menjauh dari aku. Aku hanya mau ngungkapin apa yang ada di hatiku selama ini. Walau aku tau takkan terbalas olehmu. Aku hanya ingin u tahu kalo aku sayang ma u. sejak awal aku bertemu ma u di kelas yang kompak itu.

Karena engkau bagaikan bintang di sana
Terlalu tinggi untuk aku raih
Terlalu susah untuk aku miliki
Andai sebenarnya kau tahu
Aku sayang kepadamu
Walaupun yang kau tahu
Kita hanya sebatas teman

Biarkan desir-desir pasir yang diterpa angin
Membawa cinta yang takkan kumiliki
Karena aku hanya bisa berkhayal tentangmu..

Sungguh beruntung aku bertemu dengan bintang hati yang baik sepertimu. Tapi entah mengapa aku percaya kalau rasaku takkan pernah terbalas olehmu. Kenapa u ga tahu kalau aku sebenarnya sayang ma u. aku hanya bisa mengagumimu dan menyayangimu hanya sebatas teman. Sudah sekian lama aku coba untuk tunjukkan rasa sayangku padamu. Tapi kenapa u tak tahu dan mengerti sedikitpun maksudku?


Yogyakarta, 8 agustus 2008


Selasa, 03 Juli 2012

Tenang mengenang


Adakah kalimat yang bisa mewakili apa yang sedang aku rasakan sekarang? Tidak aku merasa senang bahagia yang keterlaluan, hanya senang tidak juga, sedikit senang apalagi. Tapi aku tidak juga merasa susah. Tidak juga merasa sedih, perih yang melebihi sakitnya putus cinta kata orang banyak. Tapi putus kehidupan siapa yang akan menyesali? Kehilangan seorang berharga selamanya. Apalagikah yang membuat orang mengenang lagi. beliau telah pergi.