Kawanku
Engkau yang selalu kuingat
Kau yang selalu aku rindu
Jiwamu terasa dekat
Walau kita tak menyatu dalam waktu
Rasa ini hampa tanpamu
Sendiri selalu dalam setiap waktu
Walau berat untukku
Kan selalu aku tunggu kedatanganmu
Jiwa ini rasanya ta berarti
Ketika kau tinggalkanku pergi
Walau berat rasa hati
Tuk lepas sahabat hati
Namun apalah arti sahabat
Hidup tanpa sahabat
Jiwa ini terasa mati
Hidup ini serasa tersayat
Karang Turi, 7 November 2006
Ku dan Dia
Ketika kau buatku berharap
Saat kau dekati
Canda tawamu memang sungguh terlalu sulit
Untuk aku lupakan
Namun tiadalah kini harapanku
Jelas sudah semuanya
Mungkin kau hanya ingin tidak melukai
Biarlah kau pergi
Biarlah kau berlalu bersama dengan rasaku
Karang turi,Desember 2007
Temanku
Kau selalu senyum ceria
Kala suka ataupun duka
Wajah ceriamu itu mungkin takkan bisa kulupa
Perkataanmu
Senyum ceriamu
Membisu dalam benar
Dalam jiwa yang tegar
Kau bijak dalam masalah
Sikapmu tenang, diam buatku terheran
Dengan jiwamu itu
Karang
turi, 7 novemver 2006
…
Kau sungguh tegar
Dalam menjalani hidupmu
Segala bentuk dukamu
Sungguh tertutup oleh semua kelebihanmu
Sungguh kau buatku merasa bangga
Mempunyai sahabat sepertimu
Sungguh kau memacuku
Untuk menatap masa depanku
Sahabatku,
Kau adalah guruku
Kau adalah inspirasiku
Dan kau adalah bagian dari semangatku
Aku beruntung bersahabat denganmu
Hanya satu harapku
Selamanya bersahabat denganmu
Bukan Kau dan
Dia
Semangatku hilang dengan masa depan
Semangatku pudar karenamu
Bukan kasih atau sahabat
Tapi kau adalah aku
Tiga tahun dari awal kehadiranmu
Selama itu pula kau ibarat jala pembelenggu
Sulit untuk lepas darimu
Kau adalah tangis dari tawaku
Kau rampas segalanya dariku
Kau hilangkan kepercayaanku
Buat aku tak berdaya
Sebab akibatmu
Telah kucoba untuk hilangkan kau
Dari kehidupanku
Tapi selama waktu ku mencoba
Selama itu aku tak bisa
Karang turi, 6 Juni 2007

Tidak ada komentar:
Posting Komentar