#under_header{ float:left; width:100%; } #under_header1{ float:left; width:25%; } #under_header2{ float:left; width:25%; } #under_header3{ float:left; width:25%; } #under_header4{ float:right; width:25%; }

Kamis, 03 Oktober 2013

Emosi peristiwa


Kau akan tahu pentingnya sebuah peristiwa terjadi ketika emosimu benar-benar terlibat di dalamnya. Selama emosimu belum juga berada di dalam peristiwa tersebut maka jangan harap kau akan mendapatkan kenangan dari peristiwa itu. Bahkan sambil lalu saja gambar-gambar akan terlintas kemudian hilang dan lupa. Begitu pentingya emosi ada di dalam peristiwa seperti kadar garam di lautan. Tanpanya lautan adalah hamparan air tanpa rasa yang bergelombang di tepiannya saja.

Emosi bukan sekadar marah-marah. Tapi lebih dari sekadar hal bodoh itu. Ada banyak pengorbanan tenaga maupun pikiran yang terbuang karena momentum. Ada banyak cerita yang akan selalu indah ketika kau berniat mengulangnya. Suatu ketika kau pasti merasakannya juga. Semoga segera perasaan itu menjemputmu. Aku pun akan membuat cerita lain dengan emosi yang tak jauh berbeda dari yang aku rasakan sekarang. Kita akan berjumpa di sana. Pada puncak-puncak kenangan yang takkan pernah terpikirkan sebelumnya.

Jakarta, 3 Oktober 2013

18.59

Tidak ada komentar:

Posting Komentar