Kau akan tahu pentingnya sebuah
peristiwa terjadi ketika emosimu benar-benar terlibat di dalamnya. Selama emosimu
belum juga berada di dalam peristiwa tersebut maka jangan harap kau akan
mendapatkan kenangan dari peristiwa itu. Bahkan sambil lalu saja gambar-gambar
akan terlintas kemudian hilang dan lupa. Begitu pentingya emosi ada di dalam
peristiwa seperti kadar garam di lautan. Tanpanya lautan adalah hamparan air
tanpa rasa yang bergelombang di tepiannya saja.
Emosi bukan sekadar marah-marah.
Tapi lebih dari sekadar hal bodoh itu. Ada banyak pengorbanan tenaga maupun
pikiran yang terbuang karena momentum. Ada banyak cerita yang akan selalu indah
ketika kau berniat mengulangnya. Suatu ketika kau pasti merasakannya juga.
Semoga segera perasaan itu menjemputmu. Aku pun akan membuat cerita lain dengan
emosi yang tak jauh berbeda dari yang aku rasakan sekarang. Kita akan berjumpa
di sana. Pada puncak-puncak kenangan yang takkan pernah terpikirkan sebelumnya.
Jakarta, 3 Oktober 2013
18.59
Tidak ada komentar:
Posting Komentar