#under_header{ float:left; width:100%; } #under_header1{ float:left; width:25%; } #under_header2{ float:left; width:25%; } #under_header3{ float:left; width:25%; } #under_header4{ float:right; width:25%; }

Rabu, 04 Juli 2012

Ada Kenaikan biaya kuliah dibalik UKT?



Oleh kami untuk mahasiswa
Belum lagi mendapatkan kejelasan soal kasus korupsi yang melibatkan salah satu oknum pimpinan tinggi dan dosen di Universitas Negeri Jakarta isu lain yang tak kalah membuat gerah mahasiswa kembali muncul ke permukaan. UKT, Uang Kuliah Tunggal akan segera menjadi bagian dari peraturan yang akan diterapkan di UNJ menindaklanjuti Surat Edaran Dirjen Dikti kementerian pendidikan dan kebudayaan nomor 488/E/T/2012 tanggal 21 Maret 2012.
UKT atau Uang Kuliah Tunggal adalah biaya kuliah dan kebutuhan lainnya (termasuk wisuda dll) yang diakumulasi selama 8 semester kemudian dibagi rata per semester menjadi rata atau tetap dari awal masuk sampai lulus. Besarannya variatif, tergantung jurusan masing-masing dan jalur masuk yang diambil.
Uang kuliah tunggal adalah kebijakan baru terkait biaya kuliah yang disamaratakan besarannya tiap semester. Maka kalau dulu orang mungkin menyebut ada uang pangkal ketika masuk kuliah yang menyebabkan terkesan mahal, dengan diberlakukannya Uang Kuliah Tunggal ini tidak akan ada lagi uang pangkal tersebut. Sekali lagi memang “terkesan” menjadi lebih murah. Tapi mari kita kalkulasi dan bandingkan antara kebijakan lama yang menganut “uang pangkal” dengan kebijakan baru ini “Uang Kuliah Tunggal.” Benarkah Uang Kuliah Tunggal lebih murah? Tulisan ini akan memberikan sedikit gambaran perbandingannya.
Berikut adalah data yang didapatkan dari salah satu sumber yang dapat dipercaya di UNJ.
1.Semua jurusan/prodi di Fakultas Bahasa dan Seni,
mencakup jurusan bahasa dan sastra Indonesia, pendidikan bahasa dan sastra Indonesia, pendidikan bahasa dan sastra Inggris, Bahasa dan sastra Inggris, pendidikan bahasa perancis, pendidikan seni rupa, pendidikan seni tari, pendidikan bahasa Jerman, pendidikan bahasa dan sasra Arab, pendidikan seni musik, dan pendidikan bahasa jepang sebelum diberlakukannya UKT, uang kuliah semester  1 angkatan 2011 sebesar Rp 5.350.000,00 serta semester 2 dan seterusnya sebesar Rp 1.400.000,00.  Jika kita anggap kuliah kita selesai 8 semester maka total uang kuliah yang harus dibayar adalah
*Kebijakan lama
uang kuliah SMT 1 +7 X (Rp 1.400.000,00)= Rp 5.350.000,00 + 7 (Rp 1.400.000,00)
                                                                                 =  Rp 5.350.000,00 + 9.800.000,00
                                                                                 = Rp 15.150.000,00
*kebijakan UKT
Uang kuliah sama tiap semesternya yaitu sebesar
Rp 2.200.000,00 x 8 semester = Rp 17.600.000,00
Ow ow ow…AVIKA! Ada yang baru lagi nih!!
Uang kuliah naik lagi!!
Sekali lagi berarti memang benar UKT hanya menimbulkan kesan “murah di awal” tapi fakta tidak dapat ditolak bahwa sebenarnya UKT adalah kebijakan kenaikan biaya kuliah terselubung. Mengapa terselubung? Karena ibarat peribahasa ada udang dibalik batu. Ada kesan murah pada UKT, ternyata ada KENAIKAN biaya kuliah yang sebenarnya.
Ada kenaikan biaya kuliah sebesar Rp 2.450.000 atau naik sekitar 16,7 % dari kebijakan lama. Masih tidak yakin?
Lalu pertanyaan sekarang adalah apakah kebijakan ini bisa dicegah?
Jawabanya adalah tidak bisa karena peraturan ini telah mendapatkan pengesahan dari kementerian pendidikan dan kebudayaan, namun kebijakan ini bisa diTUNDA karena pelaksanaannya tergantung dari kesiapan masing-masing perguruan tinggi negeri di Indonesia. Lalu sudah siapkah Universitas Negeri Jakarta? dengan lantang rektor menjawabnya “ sudah.” Rektor mungkin sudah siap, namun pertanyaannya adalah sudah siapkah mahasiswa menerima kebijakan ini?
Jawabanya adalah “ TIDAK AKAN SIAP.”
Maka hampir semua universitas negeri pun belum ada yang secara tegas menerapkan kebijakan UKT di kampus mereka. Universitas-universitas terkemuka di Indonesia seperti Universitas Indonesia, Institut Pertanian Bogor, ITB, ITS, dan UNDIP belum lagi siap menerapkan kebijakan UKT ini untuk kampusnya. Mahasiswa dalam kampus-kampus tersebut masih bergerak ramai-ramai menyuarakan TOLAK UKT!!
Mahasiswa kelas menengah ke atas mungkin akan selalu siap, tapi pikirkanlah bagaimana kesiapan mahasiswa kelas bawah. Maka lebih jauh lagi kebijakan ini hanyalah kebijakan yang membuat kampus hanya untuk orang-orang berduit saja. Ingatlah bahwa UUD 1945 telah memberikan jaminan pendidikan kepada setiap warga negaranya. Lalu “kau” kemanakan pondasi yang telah membangun negara ini?ROBOH!!
Jakarta, Juni 2012

Sebelum


Apalagi yang bisa membuat kesal melebihi kekesalan yang pernah dirasakan sebelumnya kecuali asap sebatang rokok. Satu dua harapan sudah cukup membuat orang terusir dari rumah sendiri. satu kepulan asap itu membuat orang buyar dengan senandung kenangannya, kenanganku dengan beliau. Adakah cara yang lebih kejam selain mengehentikan kenangan dengan paksa. 

* siaga medika, hampir tiga tahun berlalu. Aku tak pernah lagi mengingat-ingat saa-saat melingkari pegunungan Pageralang kecuali sekarang ini. Pagi, siang, malam hingga dini hari. Motor, mobil biasa, hingga truk raksasa panjang indocement  dengan gulungan mesin pengaduk cor yang hampir-hampir membuatku jatuh. Tapi ada kata meyakinkan, menanyakaknku dari beliau melalui orang lain. Kata beliau, ingin sekali bertemu. Aku tak hendak kehilangan kesempatan dan amanah untuk menemui. Hingga kematian menjemput beliau hampir tengah malam itu.

“Make your wish come true”


DIAM, Fathir membuka lembaran surat berharga yang salah dialamatkan kepadanya. Dia tahu betul siapa pengirimnya. Tapi lembaran itu bukan untuknya melainkan sahabatnya.

*Assalamualaikum,

Happy birthday to you
                Happy birthday to you                                   “make your wish come true”
Happy birthday happy birthday
                Happy birthday to you

Met ultah yang ke 17 ya! Moga u selalu diberkahi ALLAH SWT. Maaf ya ngucapinnya terlambat, salnya aku sibuk  banget jadi baru bisa ngucapin selamat ultah ke u. moga di hari ultah u ini, u jadi tambah dewasa, tambah rejeki, alim, ramah, pinter dan mestinya tambah manis dan cakep,hehe. Dan jangan lupa makin sayang dan hormat sama ortu u, mbah u, dan temen-temen u.
Sekali lagi met ultah ya! Sebelumnya aku mau minta maaf ma u. mungkin ini buat u jadi marah, bahkan jadi benci sama aku. Tapi aku mohon ke u jangan marah dan benci bahkan menjauh dari aku. Aku hanya mau ngungkapin apa yang ada di hatiku selama ini. Walau aku tau takkan terbalas olehmu. Aku hanya ingin u tahu kalo aku sayang ma u. sejak awal aku bertemu ma u di kelas yang kompak itu.

Karena engkau bagaikan bintang di sana
Terlalu tinggi untuk aku raih
Terlalu susah untuk aku miliki
Andai sebenarnya kau tahu
Aku sayang kepadamu
Walaupun yang kau tahu
Kita hanya sebatas teman

Biarkan desir-desir pasir yang diterpa angin
Membawa cinta yang takkan kumiliki
Karena aku hanya bisa berkhayal tentangmu..

Sungguh beruntung aku bertemu dengan bintang hati yang baik sepertimu. Tapi entah mengapa aku percaya kalau rasaku takkan pernah terbalas olehmu. Kenapa u ga tahu kalau aku sebenarnya sayang ma u. aku hanya bisa mengagumimu dan menyayangimu hanya sebatas teman. Sudah sekian lama aku coba untuk tunjukkan rasa sayangku padamu. Tapi kenapa u tak tahu dan mengerti sedikitpun maksudku?


Yogyakarta, 8 agustus 2008


Selasa, 03 Juli 2012

Tenang mengenang


Adakah kalimat yang bisa mewakili apa yang sedang aku rasakan sekarang? Tidak aku merasa senang bahagia yang keterlaluan, hanya senang tidak juga, sedikit senang apalagi. Tapi aku tidak juga merasa susah. Tidak juga merasa sedih, perih yang melebihi sakitnya putus cinta kata orang banyak. Tapi putus kehidupan siapa yang akan menyesali? Kehilangan seorang berharga selamanya. Apalagikah yang membuat orang mengenang lagi. beliau telah pergi.

Catatan 2006 – 2007

Kawanku
Engkau yang selalu kuingat
Kau yang selalu aku rindu
Jiwamu terasa dekat
Walau kita tak menyatu dalam waktu

Rasa ini hampa tanpamu
Sendiri selalu dalam setiap waktu
Walau berat untukku
Kan selalu aku tunggu kedatanganmu
Jiwa ini rasanya ta berarti
Ketika kau tinggalkanku pergi
Walau berat rasa hati
Tuk lepas sahabat hati

Namun apalah arti sahabat
Hidup tanpa sahabat
Jiwa ini terasa mati
Hidup ini serasa tersayat
                                                Karang Turi, 7 November 2006





Ku dan Dia

Ketika kau buatku berharap
Saat kau dekati
Canda tawamu memang sungguh terlalu sulit
Untuk aku lupakan

Namun tiadalah kini harapanku
Jelas sudah semuanya
Mungkin kau hanya ingin tidak melukai
Biarlah kau pergi
Biarlah kau berlalu bersama dengan rasaku

                                                Karang turi,Desember 2007




Temanku

Kau selalu senyum ceria
Kala suka ataupun duka
Wajah ceriamu itu mungkin takkan bisa kulupa

Perkataanmu
Senyum ceriamu
Membisu dalam benar
Dalam jiwa yang tegar

Kau bijak dalam masalah
Sikapmu tenang, diam buatku terheran
Dengan jiwamu itu
                                                                Karang turi, 7 novemver 2006




…
Kau sungguh tegar
Dalam menjalani hidupmu
Segala bentuk dukamu
Sungguh tertutup oleh semua kelebihanmu

Sungguh kau buatku merasa bangga
Mempunyai sahabat sepertimu
Sungguh kau memacuku
Untuk menatap masa depanku

Sahabatku,
Kau adalah guruku
Kau adalah inspirasiku
Dan kau adalah bagian dari semangatku

Aku beruntung bersahabat denganmu
Hanya satu harapku
Selamanya bersahabat denganmu



Bukan Kau dan Dia

Semangatku hilang dengan masa depan
Semangatku pudar karenamu
Bukan kasih atau sahabat
Tapi kau adalah aku

Tiga tahun dari awal kehadiranmu
Selama itu pula kau ibarat jala pembelenggu
Sulit untuk lepas darimu
Kau adalah tangis dari tawaku

Kau rampas segalanya dariku
Kau hilangkan kepercayaanku
Buat aku tak berdaya
Sebab akibatmu
Telah kucoba untuk hilangkan kau
Dari kehidupanku
Tapi selama waktu ku mencoba
Selama itu aku tak bisa
                                                Karang turi, 6 Juni 2007

Jumat, 29 Juni 2012

Cukup


Bahkan aku tidak punya peta dan jalur pendakian perjalanan yang sedang ditempuh. Mungkinkah aku bisa mendapatkanya segera seiring dengan berjalan menuju puncak pendakian nanti. Maaf, mungkin ini melankolis atau apa saja namanya yang menggambarkan hal yang serupa dengan ini. Tidak mengapa lebih baik mengatakan kebenaran dan menghianati kebohongan ketimbang diam tanpa pengakuan. 

Baiklah sekarang dan jauh sebelum ini kalian berjaya. Tapi tidak selamanya. Segera aku menggantikan. Kebodohan itu akan segera musnah dalam bayangan yang terinjak-injak oleh diriku sendiri. Kesenangan dan hawa nafsu segera menjadi godaan yang luluh lantak menyingkir sejauh-jauhnya. Perubahan itu nyata. Selalu ada dalam ketidakyakinan sekalipun. Hari ini permenungan yang tiba-tiba saja hadir menghisab diri. Jangan lagi datang kesenangan yang membutakan hati. 
Terhitung dua kali, mungkin lebih seorang mengingatkan tentang kebermanfaatan kegiatan yang telah aku kerjakan. Adakah? Mungkin ada menurut pribadi. Tapi tak yakin untuk orang lain. Seorang berkata untuk dirinya pribadi, namun telak menghajarku seketika.