#under_header{ float:left; width:100%; } #under_header1{ float:left; width:25%; } #under_header2{ float:left; width:25%; } #under_header3{ float:left; width:25%; } #under_header4{ float:right; width:25%; }

Rabu, 06 Februari 2013

Rat




Kalau mengingat jeritan wanita setengah baya itu, tubuh saya hampir selalu meresponnya. Membukakan pintu kelopak mata yang tertutup, berdiri ketika berbaring, bangun ketika tertidur hingga kaget ketika terdiam. Gumamannya selalu mengingatkan saya tentang sebuah hal. Beberapa gumamannya samar-samar sedikit terdengar, selagi tengah malam menembus ke dalam mimpi orang-orang yang terlelap. Hanya itu-itu saja sebenarnya cara dia berbicara, entah dengan siapa. Saya juga tidak mengerti tentang apa yang dimaksudkan wanita berambut lurus memutih itu.
Memang kurang pantas kalau saya sebut dia gila. Tapi dia memang orang yang terguncang jiwanya. Bahkan semenjak saya belum terlahir di sini. Jalannya tak pasti arah. Meringis sepanjang perjalanan. Pulang atau pun pergi beriring tangan yang selalu melilit-lilitkan rambutnya. *kaburrrr!!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar