Ada kegelisahan dalam lindap
langkah tanpa keyakinan. Pada tatap mata penuh beban dan tekanan. Membisukan mulut yang biasa riang
tanpa pertimbangan. Hingga mengunci bahkan untuk sekadar senyum melihat
kelucuan seorang anak kecil menggendong seekor kelinci. Apa salah yang dia
hadapi. Tidak ada kecuali membatu dalam kesombongan. Mestinya ini tidak
terjadi. Bahkan untuk sedetik sekalipun. Karena mengubahmu menjadi diam dalam
kesibukanmu adalah sesuatu yang ironis. Paradoks kebenaran dengan cia-cita yang
terpaksa kau jalani. Bukan! bukan seperti itu caranya!
Mulailah dengan sedikit keihklasan untuk berbagi. Tidak ada salahnya
membagikan kesenangan dengan yang lain. Begitupun dengan beban tugas yang
sedang kau jalani. Tidak perlu belajar menghibur diri kalau toh nyatanya kau
tak pernah bisa melakukannya.
18 April 2013
Tidak ada komentar:
Posting Komentar