Aku mulai merespon kenangan yang tidak terlalu mengenakkan. Pada sebuah
masa yang telah aku tinggalkan. Kelompok-kelompok kecil itu berusaha menjadi
maharaja. Tidak ada yang mau mengalah, begitupunpada tiap orang yang mengaduh.
Lembaran naskah yang kau baca berulang tak kunjung kau selesaikan tafsirnya.
Ini sajak di bawah pohon tua pada selembar kertas. Sambil menunggu keelokan
dari seorang yang telah menjanjikan. Ini sajak pada lembaran batin. Tentang
penguasan dan yang dikuasai. Ini kewajibanku. Tapi kau tidak acuh. Itu
kewajibanmu. Tapi kau mengalihkan.
Aku mulai bosan dengan tulisanku sendiri. kacau tanpa arah dan
kejelasan. Aku terlalu asik dengan dunia kertas. Berdiskusi dengan
mahluk-mahluk bisu tanpa suara. Aku terlalu pada lembar-lembar kosong itu, yang
aku coret sesukanya saja. pada sebuah kertas. Tentang arti diam, suara, dan
orang-orang di bawah rangkulan malam. Kosong!
28 Maret 2013
Tidak ada komentar:
Posting Komentar